Minggu, 20 Maret 2011

grasak-grusuk :D

Ah....
tepatkah kata melupakan itu digunakan ketika kita ingin melepaskan bayang bayang seseorang yang pernah melekat sangat erat dalam pikiran kita?

Entah kenapa aku berpikir bahwa kita hanya bisa melupakan seseorang jika kita sudah benar benar hilang ingatan.
Kepingan kepingan peristiwa itu, setiap jengkal apapun tentangnya,
apakah benar kita bisa melupakannya?
Atau bisa saja kata itu memang tepat,
tapi yang mungkin akan terjadi,
adalah ketika kita sudah berhasil saling melupakan,
berarti kita akan hadir menjadi orang baru yang tidak akan saling mengenal lagi.
Seperti saat pertama kala aku bahkan belum mengetahui namamu sekalipun.

Entahlah aku hanya ingin merelakanmu.
Karena setelahnya aku masih ingin mengenalmu dengan hati ringan tanpa sakit atau apapun itu yang memberatkan kita bahkan untuk hanya saling menanyakan kabar masing masing.
Aku ingin kita bisa bebas riang tertawa seperti dulu.
Berbicara mengenai buku ini atau film itu.
Sebelum perasaan yang kita sebut cinta begitu menguasai hati.

Sayang perasaan itu tak hadir sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar