#1121
padamu. yang mestinya mati dalam hatiku :D
Pada semilir angin ku tanyakan,
apa yang mendekam dalam lembah-lembah sunyi
Pada ceruk-ceruk gelap ku mencekam..
apa ini ??
Aku tak tahu,
Pada cinta yang tak mesti ku ketahui ujungnya..
maka biarlah,,biarlah kita yang menggenggam erat
butir-butir kenangan yang tak mungkin ditawar waktu...
Bahwasanya aku percaya,,
sejauh mana hatiku berlayar..
ia tetap tak lupa dimana dulu ia pertama kali menurunkan jangkarnya...
pada batas mana labuhan awalnya
Pada laut aku berkaca,
lalu ritus-ritus itu hilang pecah oleh gelombang seismik yang tak beraturan.
biarlah,sekali lagi..
biar kita yang pegang ranting kering kenangan kita,,
jangan ada yang tahu :))
sekali lagi,,
pada semilir angin kupertanyakan..
mampukah membawa rinduku jauh keseberang pulau sana?
mampukah menterjemahkan apa yang dikatakan
awan kepada langit tentang janji yang tak teringkari itu?
Aku sudah melanglang buana mengitari sudut hatimu,,
tapi tetap saja,tak bisa menyentuhnya meski telah menyelam hingga kedasar...
Tahukah engkau,,
aku seperti waktu yang ditawar kehidupan,,
mestinya kita,
aku dan kau,,
tak mau terjebak di lorong semu ituu,,
manakala bulir-bulir ini mengendap dan usang...
biarkanlah,,
biarkan seperti adanya...
dan ketika waktu membawaku menjauh darimuu,,
aku hanya berpikir,
bagaimana bertahan dan menyemangati diriku sendiri,,
dan menjalani hidup seperti biasa,,tanpa ada engkau seperti dulu...
aku tak mau menyisakan serabut-serabut sendu itu,,
apalagi menyulam kembali benang-benang kusut masa lampau.. :))
aku ada dimasa sekarang,,
dan kita : kenangan masa lalu
lalu : aku menyisipkan lembaran-lembaran ini...
menenggelamkan rindu-rindu kadaluarsa itu...
padamu. yang mestinya mati dalam hatiku :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar